Buku Panduan Pemandu

Jinak-jinak Genset — panduan lengkap untuk tiga modul.

Halaman ini cuma buat Pemandu. Kalau kamu yang pegang panel, tutup dulu ya — nggak seru kalau dua-duanya tahu jawabannya.

Cara main

Dua orang, dua peran, dan cuma satu yang boleh lihat halaman ini.

Jadi satu-satunya cara maju adalah ngobrol. Tanya Operator apa yang dia lihat, cocokkan ke tabel di bawah, lalu bilang apa yang harus dia lakukan. Salah paham itu bagian dari serunya.

Jalannya satu ronde

Dua mode

Tips buat Pemandu

Jangan buru-buru menyuruh. Ulangi dulu apa yang kamu dengar (“jadi kabelnya empat: merah, kuning, biru, hitam — betul?”) sebelum menentukan jawaban. Hampir semua kekalahan datang dari salah dengar, bukan salah aturan.

Kode seri & cek ganjil/genap

Setiap panel punya kode seri: dua huruf lalu dua angka, misalnya KP34 atau VD07. Kode ini tercetak di panel, jadi Operator bisa membacakannya kapan saja.

Yang penting cuma satu angka terakhir. Huruf-hurufnya hiasan, angka pertama juga tidak dipakai.

Contoh membaca kode seri
Kode seri Angka terakhir Hasil
KP344Genap
VD077Ganjil
CJ900Genap
RT211Ganjil
Tanyakan sekali di awal, catat, pakai tiga kali

Ketiga modul memakai hasil ganjil/genap yang sama, dan kode seri tidak berubah di tengah ronde. Jadi begitu Operator membacakannya, tulis “ganjil” atau “genap” besar-besar, lalu lupakan kodenya.

↑ Kembali ke daftar isi

Modul Kabel

Yang perlu kamu tanyakan: warna semua kabel, berurutan dari atas ke bawah.

Modul ini punya 3 sampai 5 kabel. Warnanya bisa merah, biru, kuning, hitam, atau putih, dan boleh berulang. Minta Operator menyebutkannya dari atas ke bawah — urutan itu menentukan segalanya.

Hanya satu kabel yang dipotong. Baca aturan di bawah dari atas, dan berhenti di aturan pertama yang cocok. Jangan lanjut membaca setelah ketemu.

  1. Kalau ada kabel merah dan ada kabel biru… → Potong kabel biru yang paling atas.
  2. Kalau tidak ada kabel merah sama sekali… → Potong kabel terakhir (paling bawah).
  3. Kalau kode seri berakhir angka ganjil → Potong kabel kedua dari atas.
  4. Selain itu… → Potong kabel pertama (paling atas).
Kenapa urutannya penting

Aturan 1 dan 2 tidak peduli kode seri sama sekali. Kode seri baru dipakai kalau ada merah tapi tidak ada biru — cuma di situlah aturan 3 dan 4 hidup.

Kalau ada dua kabel biru, yang dipotong selalu yang pertama dari atas, bukan yang kedua.

Contoh

  • Kabel kuning, merah, biru, biru, seri KP34 → ada merah dan biru, aturan 1 langsung menang: potong kabel ke-3 (biru pertama). Kode seri tidak dilihat.
  • Kabel kuning, hitam, putih, seri VD07 → tidak ada merah, aturan 2: potong kabel ke-3 (terakhir).
  • Kabel merah, putih, hitam, seri VD07 → ada merah, tidak ada biru, seri ganjil: potong kabel ke-2.
  • Kabel merah, putih, hitam, seri KP34 → ada merah, tidak ada biru, seri genap: potong kabel ke-1.
↑ Kembali ke daftar isi

Modul Saklar

Yang perlu kamu tanyakan: simbol apa yang muncul di modul ini.

Ada tiga saklar berjajar. Masing-masing bisa naik atau turun, dan di modul itu ada satu simbol: daun, air, api, atau angin. Simbol itu yang menentukan pola akhirnya.

Sebutkan pola dari saklar ke-1, ke-2, lalu ke-3 — kiri ke kanan, sesuai urutan di panel. Yang dinilai cuma posisi akhir ketiganya, jadi Operator boleh menggeser bolak-balik dulu.

Simbol → pola tiga saklar (untuk kode seri genap)
Simbol Saklar 1–2–3
Daunnaik‑turun‑naik
Airturun‑naik‑naik
Apinaik‑naik‑turun
Anginturun‑turun‑naik

Kalau kode seri berakhir angka ganjil

Balik urutan polanya. Baca pola dari tabel mundur — yang tadinya saklar ke-3 jadi saklar ke-1, yang tengah tetap di tengah.

Hasil jadi, setelah dibalik (kode seri ganjil)
Simbol Saklar 1–2–3
Daunnaik‑turun‑naik
Airnaik‑naik‑turun
Apiturun‑naik‑naik
Anginnaik‑turun‑turun
Daun itu jebakan yang menyenangkan

Pola daun naik-turun-naik dibalik tetap naik-turun-naik. Jadi kalau simbolnya daun, ganjil atau genap hasilnya sama saja — bukan berarti kamu salah baca.

Contoh

  • Simbol api, seri KP34 (genap) → naik, naik, turun.
  • Simbol api, seri VD07 (ganjil) → dibalik jadi turun, naik, naik.
  • Simbol angin, seri RT21 (ganjil) → turun-turun-naik dibalik jadi naik, turun, turun.
↑ Kembali ke daftar isi

Modul Putaran

Yang perlu kamu tanyakan: huruf label yang tertera (A, B, C, atau D).

Modul ini punya piringan dengan enam posisi, bernomor 0 sampai 5, dan satu huruf label. Kalian harus melewati tiga posisi secara berurutan. Urutannya wajib benar — posisi yang tepat tapi terbalik tetap dihitung salah.

Sebutkan angkanya satu per satu, bukan sekaligus, dan tunggu Operator mengunci tiap posisi sebelum kamu menyebut yang berikutnya.

Tabel putaran (untuk kode seri genap)
Label Posisi ke-1 Posisi ke-2 Posisi ke-3
A035
B241
C513
D402

Kalau kode seri berakhir angka ganjil

Tambah 1 pada setiap angka. Urutannya tetap, cuma angkanya naik satu. Karena posisinya cuma 0–5, angka 5 berputar kembali menjadi 0.

Hasil jadi, setelah digeser +1 (kode seri ganjil)
Label Posisi ke-1 Posisi ke-2 Posisi ke-3
A140
B352
C024
D513
Jangan tergoda menghitung di kepala saat panik

Kedua tabel sudah lengkap: kalau serinya genap pakai tabel atas, kalau ganjil pakai tabel bawah. Tidak perlu menghitung apa pun.

Contoh

  • Label B, seri KP34 (genap) → 2, lalu 4, lalu 1.
  • Label B, seri VD07 (ganjil) → 3, lalu 5, lalu 2.
  • Label A, seri RT21 (ganjil) → 1, lalu 4, lalu 0 — perhatikan 5 yang berputar jadi 0.
↑ Kembali ke daftar isi